Prakata

Drs. Hawelly E. Bachtiar

Pada dasarnya manusia diciptakan berbeda-beda, agar satu sama lain dapat saling berhubungan. Perbedaan itu merupakan kekuatan dan pendorong untuk saling melengkapi, dalam sebuah pencapaian “tujuan” bagi kemaslahatan kehidupan. Tujuan itu hal yang mutlak bagi keberhasilan, sebagaimana udara bagi kehidupan (David J. Schwartz).

Setelah penandatanganan kesepakatan ACFTA (ASEAN PLUS CHINA FREE TRADE AREA) pada tahun 2010, dan diberlakukannya ASEAN Economic Community pada tahun 2016, Indonesia merupakan zona terbuka bagi kegiatan perekonomian International. Kondisi obyektif ini memaksa semua manusia untuk meningkatkan kwalitasnya, dalam rangka memenuhi kebutuhan nuansa kekinian.

PT. Ruyung Karyamandiri melalui Technical Intern Training, yang di Indonesia dikenal dengan istilah pemagangan, turut berkiprah menjadi subyek Program Nawacita yang digelorakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo, dengan memberikan pengetahuan, pemahaman, dan pengertian untuk peningkatan kwalitas manusia Indonesia. PT. Ruyung Karyamandiri dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) membentuk tenaga terampil Indonesia untuk menjadi peserta magang di Negara Jepang, dan Negara lainnya. Disamping itu, PT. Ruyung Karya Mandiri mempunyai kapasitas sebagai Sending Organizations, yang bekerjasama dengan Ascepting Organization di Negara Jepang untuk program pemagangan (mengirimkan) tenaga terampil dari Indonesia di Negara Jepang, dan Negara lainnya.

Pemagangan merupakan sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatih di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung, dengan bimbingan dan pengawasan insruktur atau pekerja/buruh yang lebih berpengalaman, dalam proses produksi barang atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.

Terima kasih - Semoga bermanfaat!!!

Artikel Terbaru